THANKS to SUNEO P. VERDIAN
Memang hidup ini belajar bukan untuk sekolah, melainkan untuk hidup. Atau menjadikan
hidup anak didik kelak menjadi mulia dan lebih bermakna. ...
Makasih banget buat
Suneoku yang telah banyak berjasa memberikan latahnya kepadaku sama bagaimana menjadikan hidup itu bikin lebih hidup lagi dan bermakna. Pada saat ini hampir tiap orang mengumbar waktu dan masa hidup kita hanya untuk hal-hal yang tidak ada artinya, karena kita belum bisa merasakan betapa berharganya waktu ini, nanti pada saat kita mau meninggal dunia, baru kita sadar betapa berharganya waktu ini.
Apabila saatnya tiba nanti dirumah sakit di ruangan ICU baru kita sadar, akan kesalahan kita dan kita mohon ampun kepada Tuhan atas kesalahan dan dosa kita tersebut, tetapi mungkin jawabannya ialah: "Sudah terlambat Bung!" - No way return! oh my GOD please for give me.....hiks..hiks..
Cobalah renungkan dan jawab pertanyaan ini:
1. Kenapa sih kita ini di lahirkan?
2. Apa tujuannya kita di lahirkan dan hidup di dunia ini?
3. Apa makna dari kehidupan kita ini?
Dan apa yang akan ada kita jawab, apabila pada suatu saat anda menghadap kepada Sang Pencipta dan ditanya: "Eh Suneo, lho hidup di dunia ini 70 thn, apa hasilnya? " kalau saya harus menjawab dengan jujur maka jawabannya seperti berikut.
1. 1/3 di gunakan untuk tidur,
2. 1/3 untuk cari makan,
3. 1/3 untuk hura-hura atau mengejar hiburan duniawi.
Bahkan kalau kita jujur waktu untuk keluarga juga hanya beberapa menit saja yang masih tersisa. Apalagi untuk Tuhan! Cobalah mulai besok anda hitung, berapa menit waktu yang telah anda berikan atau sediakan
1. Untuk Tuhan?
2. Untuk keluarga?
3. Untuk TV, komputer atau hiburan lainnya?
1. 15 menit untuk Tuhan (3 x 5 menit sembahyang)
2. 30 menit untuk keluarga (waktu makan malam & sarapan pagi)
3. 4,5 jam untuk hiburan (TV, komputer, sport dsb-nya)
4. Yang lain sisanya untuk kerja & tidur.
"Some people have plenty to live on
but nothing to live for!"