SEMANGAT HIDUP
"
Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, dan dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu" ( Markus 12 : 30 )
Sahabat, Bagiamanakah bersahabat yang baik ?
Kadang kita bertanya siapakah sahabat kita ?
Dalam hidup sehari-hari kita bergaul dengan macam macam orang, macam-macam kelompok dimana setiap orang mempunyai pribadi yang unik. Dalam lingkungan sekolah kita mempunyai sahabat, begitu pula dalam lingkungan kerja dan juga dalam lingkungan gereja, serta masyarakat.
Perbedaan yang ada seharusnya membuat kita menyadari kita ini unik, dan kita pun harus sadar bisa menerima orang lain apa adanya, itu hak mereka untuk memilih agamanya masing-masing dan juga kita menerima sesorang tuh jangan harus membuat orang itu mengikuti kita, dan kita pun harus dapat menerima orang lain apa adanya, jangan hanya tertutup dalam lingkungan kita.
Jangan nantinya ada orang yang sampai terpaksa merokok, karena dalam kelompoknya itu semua merokok, sehingga jika tidak merokok, dia dibilang tidak kompak dll.
Kita harus sadar kadang mendapatkan sahabat sejati itu susah sekali, karena banyak orang bersahabat hanya karena kepentingan, karena etnis, dll. Tapi lihatlah jika kita dalam kesusahan apakah mereka rela menolong kita ?
Dalam kitab suci, kita pun tahu tentang seorang Samaria yang menolong seseorang yang terluka di jalan karena dirampok, Orang Samaria itu tidak mengenal siapa orang tersebut tapi dia memberikan kasih kepada orang tersebut.
Hendaknya kita lebih memperhatikan lagi ajaran CINTA KASIH yang diajarkan Yesus "Kasihilan Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan Kasihilah sesamamu seperti kamu mengasihi dirimu sendiri".